Ahmad Bahagianor, Eks Pelatih Dayung Jambi yang Berhasil Bawa Pulang Emas PON 2004 dan 2008

0

SEKOJA.CO.ID, Jambi – Terpuruknya cabang dayung Jambi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 20 di Papua, memang menyisakan kekecewaan. Apalagi, jika diputar kebelakang, Jambi sangat dikenal sebagai Provinsi yang disegani pada cabang olahraga dayung.

Dari sekian banyak pelatih yang berhasil mengantar Jambi mendulang emas di ajang PON, salah satu yang masih ada di ingatan yakni Ahmad Bahagianor. Diketahui, Bahagia-sapaan akrabnya- selain berprestasi sebagai pelatih tim dayung Jambi, dia juga berprestasi secara individu.

Bahagia merupakan salah satu mantan atlit yang mencicipi berbagai kejuraan Nasional maupun Internasional. Mulai dari PON, Sea Games dan kejuaraan dunia.

Prestasinya pun tak kalah mentereng, puluhan medali baik itu medali emas, perak dan perunggu mampu disabet.

Setelah pensiun sebagai atlit, Bahagia dipercaya oleh pengurus PODSI Jambi untuk menjadi pelatih tim dayung Jambi. Ada beberapa kejuaran yang diikuti, tak terkecuali dua kali PON.

Di PON tahun 2004, suami dari atlet dayung wanita Jambi Sriyanti ini mampu membawa tim dayung Jambi yang dilatihnya menyabet dua medali emas, dua perak dan dua perunggu.

Kemudian, digelaran PON berikutnya pada tahun 2008, atlit-atlit dayung Jambi dibawah binaannya berhasil meraih 8 medali. Dua medali emas, tiga perak dan tiga perunggu dipersembahkannya untuk menambah pundi-pundi medali kontingen Jambi.

“Alhamdulillah, saat itu meskipun dengan fasilitas latihan dan anggaran yang minim atlit kita mampu mempersembahkan medali emas.” cerita Ahmad Bahagianor, kepada sekoja.co.id, Minggu (18/10/2021).

“Capaian jumlah medali pada PON 2008 meningkat dibandingkan PON 2004. Di PON 2004, kita hanya memperoleh 6 medali dengan rincian dua emas, dua perak dan dua perunggu. Sementara di PON 2008 kita sabet 8 medali,” jelasnya.

Bahagia menuturkan, keberhasilan dalam mengamankan tradisi medali emas bagi kontingen Jambi ini merupakan buah dari kerja keras atlit dalam berlatih. Selain itu, suport dari masyarakat Jambi dan pemerintah daerah juga tidak bisa dikesampingkan.

Sementara, saat disinggung apa penyebab gagalnya tim dayung Jambi memperoleh emas di PON Papua tahun 2021 ini, Bahagia enggan berkomentar banyak. Katanya, dia yakin semua sudah maksimal dilakukan pelatih dan atlitnya.

“Mereka sudah berusaha maksimal. Kita patut apresiasi apapun hasilnya. Tak ada yang harus disalahkan dan tidak usah saling menyalahkan. Yang jelas kedepan kita harus kembalikan nama dayung Jambi kembali diperhitungkan dikancah Nasional dan Internasional,” sebut pelatih yang ikut penataran pelatih canoing se-Indonesia di Jatiluhur itu.

Kemudian, saat ditanya apakah masih tertarik untuk melatih dayung, dengan tegas dia menjawab selaku mantan atlit dirinya tentu saja siap mencurahkan tenaga, pikiran dan karyanya bagi kemajuan dayung di Jambi mau itu sebagai pelatih atau pun tidak.(jin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini