Di Bungo, Proses KBM Sekolah Masih Terganjal SK Zona Hijau

0

Ditulis Pada

SEKOJA.CO.ID, Bungo- Berbeda dengan sekolah di Kota Jambi yang sudah menjalankan kegiatan belajar kembali di sekolah, meskipun dengan sistim secara bergantian. Di Kabupaten Bungo, para pelajar hingga kini masih harus belajar di rumah secara online (daring).

Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bungo Masril. Kata Masril, Pemkab Bungo melalui dinas yang dipimpinnya memang belum menerbitkan kebijakan boleh dilakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan tatap muka.

Sebab, menurutnya, sejauh ini belum ada landasan kuat untuk mengizinkan belajar dengan tatap muka di kelas.

“Kita masih menunggu SK Zona Hijau dari tim gugus tugas. Selama ini yang menyebut Bungo Zona hijau hanya media dan kita belum dapat surat resminya,” kata Masril kepada Sekoja.co.id Sabtu (25/07/2020).

Ditambahkan, selama surat itu belum diterima, maka kebijakan tetap akan berlangsung di rumah. Katanya, Itu berlaku untuk semua tingkatan sekolah, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD), Taman kanak-kanank(TK), Sekolah Dasar(SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

“Kalau sudah dapat surat resmi baru kita bahas lagi,” ujar Masril.

Lanjut Masril, pihaknya sudah melayangkan surat untuk mendapatkan pemberitahuan resmi ke Gugus Tugas Covid-19. Namun sampai Jumat belum ada balasan.

Lebih jauh dijelaskan Masril, memang ada peraturan bersama empat menteri yang mengatur soal pelaksanaan pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Yaitu peraturan bersama Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

“Syarat bagi sekolah yang ingin melakukan pembelajaran di kelas  haruslah berada di zona hijau. Selanjutnya harus mendapatkan surat izin dari ketua tim gugus tugas di kabupaten/kota.” tegasnya.

“Kemudian, sekolah harus memenuhi kriteria sperti toilet bersih, sarana cuci tangan mengalir dan termasuk menerapkan area wajib masker.” tegasnya lagi.

Selain dari memenuhi kriteria tersebut, lanjutnya, jika pihak sekolah ingin KBM dengan tatap muka di sekolah maka harus ada surat kesepakatan bersama komite sekolah. “Orang tua wali harus menyetujui anaknya melakukan tatap muka di sekolah,” katanya.(wan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini