Larang Pungli di Sekolah, Suriadin : Pasti Berurusan dengan Hukum

0

Ditulis Pada

SEKOJA.CO.ID, Muarojambi –  Pelaksana tugas kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) Muarojambi Suriadin kembali mengingatkan seluruh kepala sekolah menengah pertama maupun sekolah dasar negeri tidak melakukan pungutan liar (pungli) kepada siswa dalm bentuk apapun. Jika ditemukan, pihaknya tidak segan mengambil tindakan tegas.
“Namanya pungli, itu tidak dibenarkan, melawan hukum. Bila tidak ingin berurusan dengan hukum, jangan pungli,” kata Suriadin di Muarojambi, Kamis (10/9/20).

Masalah pungli  sebenarnya sudah disampaikan Suriadin tak lama setelah dirinya ditunjuk memimpin Dinas Dikbud Muarojambi. “Sejak awal sudah saya sampaikan kepada kepala sekolah untuk jauhi pungli. Kalau masih ada yang pungli, berarti kepala sekolahnya nggak benar. Jelas saya tidak mentolerirnya,” katanya kepada Sekoja.co.id.

Dia juga meminta pihak sekolah agar mengikuti aturan yang ada dalam menarik pungutan dari orangtua siswa. “Saya mengimbau semua sekolah, agar mengikuti aturan yang ada. “Kalau pungli, itu sudah berurusan dengan saber pungli,” katanya.
Kembali Suriadin mengatakan, meski sekolah merupakan badan otonom dan memiliki kewenangan mengatur manajemen sendiri. Namun, pihaknya akan tetap mengawasi jangan sampai sekolah dituding melakukan pungli.
“Harapan saya, kalau ingin memungut iuran diharapkan agar setiap pungutan harus dibicarakan bersama komite sekolah atau orang tua siswa dan mencapai kesepakatan barulah dilakukan pungutan,” pungkasnya.(dar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini