Layanan Rehabilitasi Napza RSUD Sarolangun Diapresiasi

0

Ditulis Pada

SEKOJA.CO.ID, Sarolangun– Layanan Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza RSUD Prof. DR. HM Chatib Quzwain Sarolangun, terus diapresiasi oleh warga khususnya masyarakat Sarolangun dan sekitarnya. Ini terlihat  dari tingginya antusias masyarakat yang  untuk menitipkan keluarganya untuk berobat di panti yang belum genap setahun diresmikan tersebut.

Dirut RSUD Chatib Quzwain dr Bambang Hermanto mengatakan, sejak diresmikan oleh Bupati Sarolangun pada bulan Februari 2020 yang lalu,  jumlah pasien sudah mencapai puluhan orang.

“Jumlah pasien sudah mencapai 15 orang.  4 orang di antaranya sudah dipulangkan  dan sudah dinyatakan sembuh,” kata dr. Bambang selaku Ketua Pengelola Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza RSUD Sarolangun, Rabu (12/08/2020).

Kata dia, saat ini masih ada 11 orang pasien yang masih dalam pengobatan atau direhabilitasi dari ketergantungan narkoba. Panti rehab ini sangat membantu masyarakat karena pasien yang masuk  tidak dipungut biaya sesuai dengan program Bupati Sarolangun Cek Endra.
“Semua pasien yang direhab akan mendapatkan fasilitas dan biaya pengobatan yang sudah ditanggung oleh Pemda, akan tetapi ini berlaku bagi pasien dari dalam Kabupaten Sarolangun,” bebernya.

Sementara jika memang ada pasien yang berasal dari luar daerah, maka akan dikenakan biaya.  “Kita fokus untuk masyarakat Sarolangun terlebih dahulu. Jika memang ada pasien dari luar daerah, maka akan kita kenakan biaya yang besarannya kurang lebih Rp 3,9 juta,” tuntasnya. (why)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini