Mantan Komisioner KPU Bungo Ditahan Polisi

0

Ditulis Pada

SEKOJA.CO.ID, Bungo– Mantan Komisioner KPU Kabupaten Bungo Musfal bersama Suhermanto yang juga merupakan rekan kerjanya di Provinsi Jambi ditangkap Polisi.

Penahanan terhadap Musfal dan Suhermanto terkait dengan penipuan suara pada salah satu calon legislatif (Caleg) Provinsi Jambi dari Partai Gerinda pada tahun 2019 lalu bernama Ir Ali.

Waka Polres Bungo, Kompol Yudha Pranata mengatakan, awalnya korban atas nama Ir Ali membawa anaknya berobat ke Suhermanto.

Pada saat berobat Ir Ali bercerita ke Suhermanto kalau dirinya mencalonkan sebagai calon anggota legislatif Provinsi Jambi dari Dapil V yang meliputi Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo. Pada saat itu juga Hermanto menyampaikan kepada korban Ir Ali kalau dirinya bisa membantu memenangkan Ali, karena dia dekat dengan orang KPU Bungo atas nama Musfal,” ujar waka polres.

Yudha menceritakan, Suhermanto pernah menjadi Tim sukses Sukandar (Bupati Tebo), sehingga Ali merasa tertarik. Dan pada saat itu, Suhermanto mempertemukan Ali dengan Musfal di rumah orang tua Suhermanto yang berada di Perumnas, Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Di lsaat itulah Musfal dan Hermanto menjanjikan bisa mencarikan 14.000 suara dari program keluarga harapan (PKH). Musfal meminta sejumlah uang kepada Ali untuk biaya operasional tim secara bertahap.

Tahap Pertama sekitar bulan Desember 2018 Ali menyerahkan secara langsung kepada Musfal uang sejumlah Rp 30.000.000.

Tahap kedua sekitar bulan Januari tahun 2019 Ali menyerahkan langsung kepada Suhermanto uang sejumlah Rp 50.000.000.

Tahap ketiga tepatnya pada tanggal 12 Februari 2019 Ali menyerahkan uang kepada Suhermanto sejumlah Rp. 20.000.000.

Tahap keempat tepatnya pada tanggal 11 Maret 2019 Ali menyerahkan uang kepada Suhermanto, lalu Suhermanto menyerahkan uang tersebut ke Musfal sejumlah Rp. 100.000.000.

Tahap kelima sehari kemudian Ali menyerahkan lagi sejumlah uang ke Suhermanto, lalu Suhermanto menyerahkan uang kepada Musfal senilai Rp 100.000.000.

Tahap keenam Ali kembali menyerahkan uang kepada Suhermanto sejumlah Rp 7.000.000. Tahap ketujuh pembelian kain jilbab senilai Rp. 5.000.000.

Tahap Kedelapan pada tanggal 12 Maret 2019, Ali menyerahkan uang ke Suhermanto senilai Rp. 332.000.000 alasan Suhermanto untuk operasional tim berupa penginapan hotel di Jambi, akomodasi pertemuan KPU Bungo Tebo dan KPU Provinsi Jambi membahas cara untuk memenangkan Ali sebagai Caleg DPRD Provinsi Jambi.

Didalam hasil pemeriksaan awalnya Musfal dan Suhermanto mengakui menerima uang dari Ali sejumlah Rp. 180 juta, tetapi uang tersebut dalam rangka bisnis barang antik.

“Namun setelah dilakukan pemeriksaan tersangka Musfal dan Suhermanto baru mengakui yang sebenarnya, bahwa uang yang dia terima dari Ali yang akan digunakan untuk memenangkan Ali dalam pemilihan legislatif DPRD Provinsi Jambi. Namun kenyataannya suara yang dijanjikan oleh Musfal dan Suhermanto sebanyak 14.000 suara itu tidak ada, sehingga Ali kalah dalam pemilihan tersebut,” ungkap Yudha Pranata.

Lanjut waka, atas perbuatannya Musfal dan Suhermanto dijerat Pasal Penipuan 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (wns)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini