Nama Ustadz Toriq Kian Santer Masuk Bursa Kandidat di Pilwako Jambi

0

SEKOJA.CO.ID, Jambi – Perhelatan Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi memang baru akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang. Namun, beberapa nama mulai mencuat dalam merebut kursi BH 1 dan 2 A.

Selain nama-nama lama seperti Sum Indra, Maulana, M Nasir dan Yunsak El Hacon, nama baru pun digadang-gadang bakal ikut dalam kontestasi di bumi Tanah Pilih Pseko Batuah. Dari pantauan Sekoja.co.id, ada nama Samiun, Rocky Chandra dan Ustad Miftahuttoriq Al Hafizh yang mulai ramai diperbincangkan layak bertarung pada ajang lima tahunan Kota Jambi tersebut.

Pengamat Politik Jambi sekaligus pengajar di UIN STS, DR Dedek Kusnadi menyebutkan, bahwa Pilwako Jambi di tahun 2024 bakal terjadi banyak kejutan. Menurutnya, nama-nama baru bakal diprediksi ikut menjadi penentu kemenangan.

“Ada beberapa nama baru muncul ke permukaan. Salah satu yang menjadi perhatian saya yakni munculnya nama Ustadz DR Miftahuttoriq, Al Hafidz” sebut DR Dedek Kusnadi.

DR Dedek menambahkan, masuk nama nama Ustadz Toriq ini dinilainya memperkaya kandidat yang berasal dari kalangan pondok atau ulama. Karena menurut Dedek, Ustad Toriq memang seorang ulama muda yang layak diperhitungkan sepak terjangnya.

“Dari pengamatan saya, Ustadz Toriq ini penggagas Komunitas Hijrah Milenial, Mudir Ponpes, serta pemuda yang hafizh Al Quran. Meskipun masih muda, beliau bisa dikata layak menjadi pemimpin Jambi,” tegasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi terkait dorongan masyarakat agar dirinya maju di Pilwako, Mudir Ponpes Qoryatulhuffazh, Ustadz DR Miftahuttoriq S Sy MA Al Hafizh mengaku belum memikirkan langkah politik di tahun 2024.

“Hehe, belum lah. Kata siapa nama saya mulai masuk nominasi. Kalau pun benar, saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Jambi. Ini sebuah penghargaan bagi saya,” ujar Ustadz Toriq.

Ustadz Toriq menjelaskan, saat ini dirinya mengaku masih fokus dalam mengajarkan anak-anak dalam menimba ilmu agama di pondok pesantren yang ia bina. Kata Toriq, soal mulai maraknya dukungan untuk maju di tahun 2024, Toriq menganggap merupakan gagasan dan dorongan dari masyarakat itu sendiri.

“Insya Allah, kalau memang nantinya diberi amanah oleh masyarakat dan Allah SWT, sebagai manusia biasa, tentu saya siap mengemban amanah itu. Hanya saja, saat ini saya belum terpikir ke arah Pilwako,” jelas Ustadz Toriq.

Dalam kesempatan ini, Toriq mengakui bahwa untuk menjadi pemimpin dibutuhkan konsep, pemikiran, ide dan gagasan dalam membangun Kota Jambi. Menurutnya, semua kandidat yang maju tentu mempunyai niat dan cita-cita tulus ingin memajukan Jambi.

“Tahun 2024 masih dua tahun lagi. Semua bisa saja terjadi tergantung kehendak Allah SWT. Kalau bagi saya, mengalir saja. Tidak ada ambisi, ikuti saja alurnya sesuai dengan petunjuk Allah SWT,” tandas Ustadz Toriq. (jin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini