Pasca Warga Tewas Ditembak Kecepek, Polres Batanghari Gencar Tertibkan Senpi Rakitan

0

SEKOJA.CO.ID, Muarabulian – Pasca penembakan pada (7/11/2021)  yang menewaskan satu orang warga Desa Buluh Kasab, Kecamatan Maro sebo ulu, Polres Batanghari langsung mengambil langkah pencegahan. Bersama dengan Polsek Muaro Sebo Ulu (MSU) dan Forkompimda MSU, aparat keamanan menggelar operasi penertiban senjata api (senpi) rakitan jenis kecepek, Senin (8/11/2021).

Pelaksanaan giat razia penertiban atas kepemilikan senjata api rakitan (kecepek) ini dipimpin langsung Kapolsek Maro Sebo Ulu Iptu Parlindungan Sagala. Selain Kapolsek, Babinsa MSU Koramil Mersam, staf Kasi Trantib MSU, Lurah Sungai Rengas dan Kades Buluh Kasab juga tampak dalam operasi kali ini.

Kapolsek MSU Iptu Parlindungan Sagala menjelaskan bahwa dalam menjalankan operasi, petugas sangat dibantu oleh masyarakat. Kata Iptu Parlindungan, warga secara suka rela menyerahkan senpi rakitan yang dimiliki kepada petugas.

“Operasi ini sangat persuasif, kondusif dan disambut baik oleh masyarakat. Itu terlihat dari keiklasan masyarakat menyerahkan sendiri secara suka rela senpi rakitan miliknya kepada kami.” jelas Iptu Parlindungan Sagala.

Diterangkannya, dalam penertiban ini petugas berhasil mendapatkan empat pucuk senpi rakitan. Tiga diantaranya senpi rakitan laras panjang, sementara satu lainnya senpi rakitan laras pendek.

“Sebelum penertiban ini, kita meminta kepada masyarakat agar tidak salah paham. Kita berusaha memberikan edukasi hukum terkait bahaya serta aturan hukum memiliki kecepek.” terang Kapolsek.

“Satu pucuk senjata dari warga Desa Kembang Seri Baru, senjata api rakitan laras panjang milik Ahmad Fadli dan  satu lagi milik warga Desa Mekar Sari, pemilik M Yasir alias Ateng. Sementara itu, dua pucuk senjata api rakitan lainya merupakan milik warga Desa Buluh Kasab dan Satu pucuk milik Hendra bin Hatip.” terang Kapolsek lagi.

Kapolsek menghimbau, kepada masyarakat Maro Sebo Ulu apabila ada yang memiliki senjata api rakitan (kecepek) ilegal ini agar segera menyerahkan ke pihak kepolisian. Kapolsek pun menjamin, tidak akan ada jerat pidana bagi warga yang dengan suka rela menyerahkan senpi rakitan (kecepek) kepada aparat hukum.(asi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini