Rio Pedukun Diduga Gelapkan Dana Desa, BPD Tempuh Jalur Hukum

0

Ditulis Pada

SEKOJA.CO.ID, BUNGO- Rio (Kades)  Pedukun, Kecamatan Tanah Tumbuh diduga telah menggelapkan dana puluhan juta rupiah. Akibatnya, pria yang mempunyai nama lengkap Haji Said Ali  itu dilaporkan oleh BPD Desa ke Mapolres Bungo.

Hal itu berdasarkan laporan warga setempat, Gusti. Penggelapan DD ini terbongkar saat anggota BPD Pedukun melakukan penelusuran adanya penggunaan DD tidak sesuai tupoksinya. Dalam RAB (Rancangan Anggaran Belanja) sudah jelas tidak ada untuk biaya pelantikan dan baju pelantikan.

“Haji Said Ali waktu gunakan uang DD itu belum dilantik jadi Rio. Tapi dia (Rio terpilih, red) sudah gunakan uang Negara. Kami tidak terima, malahan BPD diminta didenda adat karena melaporkan dugaan penggelapan DD,” ujar Gusti.

Bukan itu saja, Gusti yang merupakan salah satu anggota BPD Pedukun ini sudah melaporkan ke PMD dan Inspektorat karena sudah terbentur di Kecamatan tidak ada kejelasan. Tidak ada kejelasan, masalah ini akan dilaporkan kejalur hukum.

“Kami belum dapat kejelasan. Pihak Inspektorat, PMD dan Kecamatan belum bisa menyelesaikannya. Kami menilai kasus ini juga sudah ada unsur pidananya. Kami akan laporkan ke Polres Bungo dan Kejaksaan Bungo,” tegasnya.

Belum dilantik jadi Rio saja sudah seenaknya gunakan DD. Gimana nantinya selama 6 tahun jadi Rio, Pedukun bisa hancur bakatpai,” tuturnya

Untuk diketahui, dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Pedukun mencuat karena warga sudah heboh dengan Rio terpilih sudah menggunakan Dana Desa untuk kepentingan pribadi. Padahal belum dilantik, sudah membuat ulah dengan merugikan masyarakatnya sendiri.(Wns)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini