Tidak Tahan Ditinggal Istri, Kakek Setubuhui Anak Penyandang Disabilitas

0

Ditulis Pada

SEKOJA.CO.ID- Ditinggal istri merantau ke luar kota, seorang pria paru baya berinisial R (46) malah menyalurkan nafsu bejatnya sama tetangganya. Mirisnya, warga Kecamatan Cimanggu, Kabupaten  Pandeglang, ini diduga mencabuli tetangganya berinisial K (17). Parahnya, R melampiaskan nafsunya saat korban yang merupakan  penyandang disabilitas  sedang menonton televisi di kediamannya.
Pelaku ditangkap unit PPA dan unit Opsnal Satuan Reskrim Pandeglang setelah usai melaksanakan aksi bejat keduanya sekitar pukul 22.30 WIB di rumahnya, kemarin. Dalam kasus ini polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 potong celana panjang warna abu-abu, 1 potong kerudung warna biru dan 1 potong baju warna oranye motif bunga.
Anggota Unit PPA Satreskrim Brigpol Sulistyo Wahyu Pratomo menjelaskan kasus pencabulan itu bermula saat korban bermain ke rumah pelaku untuk menumpang nonton TV.
Saat melakukan aksi tidak terpujinya itu, korban diduga menurut saja karena tidak benar-benar memahami permintaan pelaku.
“Kalau dari keterangan korban, dia main ke rumah pelaku karena mereka bertetangga. Terus nonton TV, karena korban kurang (mengetahui maksud pelaku) sehingga korban menuruti saja,” jelas Sulistyo.
Untuk melancarkan aksinya, korban  dijanjikan uang sebesar Rp 5000. Berdasarkan pengakuan korban aksi bejat R sudah melakukan pencabulan hingga dua kali. Pria paru baya itu diketahui memiliki istri, hanya saja istrinya tengah merantau.
“Korban dijanjikan uang sebesar Rp5 ribu. Korban hingga digerayangi dan di setubuhi. Kalau menurut korban itu dua kali. Dari keterangannya pelaku ini punya istri cuman lagi merantau,”ujarnya seperti dilansir suarabanten.id.
Setelah aksi bejadnya terungkap, pihak keluarga langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Pandeglang. Usai korban melapor polisi langsung mengamankan pelaku, lantaran khawatir pelaku melarikan diri. Saat di interogasi, keterangan pelaku masih plin plan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal tindak pidana persetubuhan dan/atau perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 D Jo pasal 81 dan atau Pasal 76 E Jo  Pasal 82  Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI  Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara.(dar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini